Maria Elisa Hospita
14 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
S. Ahmet Aytac
KHARTOUM, Sudan
Lebih dari lima juta orang di Sudan membutuhkan bantuan kemanusiaan, dan hampir 2,5 juta anak setiap tahunnya jatuh sakit karena malnutrisi akut, kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), Selasa.
Jumlah warga yang membutuhkan bantuan darurat mencapai 5,5 juta jiwa, yang meningkat sebanyak 700.000 jiwa dibanding tahun lalu.
Bencana alam seperti banjir dan kekeringan telah memengaruhi ketersediaan pangan dan mata pencaharian penduduk.
"Setiap tahunnya, hampir 2,5 juta anak-anak sakit karena kekurangan gizi dan hampir 700.000 di antaranya terkena dampak parah," kata OCHA lewat sebuah pernyataan.
"Sementara produksi pertanian meningkat pada 2017, kebutuhan pangan pun turut meningkat, yang dipicu kenaikan harga," tambah OCHA.
Menurut OCHA, Sudan menghadapi dua masalah kemanusiaan yang tumpang tindih. Salah satunya adalah dampak konflik yang menyebabkan perpindahan penduduk dalam jumlah masif, dan hal lainnya karena kondisi iklim dan sosial budaya yang menyebabkan tingkat kerawanan pangan dan gizi buruk yang tinggi.