Rıskı Ramadhan
23 November 2017•Update: 24 November 2017
Safvan Allahverdi
PERSATUAN BANGSA-BANGSA
Perwakilan Khusus PBB untuk Irak, Jan Kubis mengatakan, meski telah dikalahkan, Daesh masih tetap menjadi ancaman.
Kubis memberikan informasi mengenai kekalahan Daesh di Irak dan perkembangan di negara tersebut di Dewan Keamanan PBB, Rabu.
Kubis menguraikan, organisasi teroris Daesh telah kehilangan 95 persen dari wilayah yang mereka kuasai di Irak dan Suriah. Lebih dari 7,5 juta orang pun mencapai kemerdekaan mereka dengan jatuhnya Daesh di wilayah tersebut, kata dia.
Kubis mengatakan ribuan orang telah terbunuh dan terluka, ratusan ribu anak anak yang dicuci otaknya kehilangan pendidikan, kota-kota hancur total dan 6 juta orang terpaksa mengungsi.
Menurut Kubis, Daesh telah melakukan kejahatan perang terhadap ribuan Muslim dan kelompok minoritas, kelompok-kelompok tersebut menjadi korban genosida.
Dia mengatakan, meski telah dikalahkan, ancaman Daesh masih terus berlanjut.
"ISIS [Daesh] telah dikalahkan namun belum selesai, saya mengajak pasukan koalisi, negara-negara di kawasan dan masyarakat internasional untuk memusnahkan ISIS dan melanjutkan usaha militer dan upaya lainnya untuk menjamin stabilitas di Irak dan kawasan ini," tegas Kubis.