Maria Elisa Hospita
24 April 2019•Update: 24 April 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Misi PBB di Afghanistan pada Rabu menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya korban sipil karena operasi pasukan pro pemerintah selama kuartal pertama 2019.
Sekitar 608 korban sipil (305 kematian dan 303 terluka) disebabkan oleh pasukan pro-pemerintah.
Jumlah tersebut melampaui jumlah korban yang disebabkan Taliban dan kelompok militan lainnya.
Laporan PBB mendokumentasikan sebanyak 1.773 korban sipil tahun ini, berkurang dari tahun lalu yang jumlahnya mencapai 2.305 jiwa.
Misi mengatakan musim dingin selama tiga bulan pertama tahun ini memengaruhi pengurangan tersebut.
Afghanistan telah didera konflik selama 17 tahun terakhir, yang dimulai ketika pasukan Amerika Serikat (AS) memasuki negara Asia Selatan itu untuk memerangi Taliban.