19 September 2017•Update: 20 September 2017
Michael Hernandez
WASHINGTON
"Kinerja PBB terhambat karena birokrasi dan kesalahan pengelolaan," kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin.
"PBB harus lebih fokus pada masyarakat dan mengurangi urusan birokrasi," katanya dalam sesi khusus mengenai reformasi PBB menjelang Debat Umum yang dimulai Selasa.
Presiden AS mengkritik PBB, mengatakan Washington membayar iuran PBB yang tak berimbang.
"Untuk menghormati warga AS, kami harus pastikan tidak ada satu negara anggota atau seorang pun yang menanggung beban yang tidak seimbang – baik secara militer maupun finansial," tegasnya.
AS membayar sekitar seperlima dari anggaran PBB dan hampir sepertiga dari dana pemeliharaan perdamaian.
Meskipun dana dan staf telah ditambah sejak tahun 2000, namun PBB tidak menunjukkan hasil yang sepadan dengan investasi yang diberikan.
Meski begitu, Trump mengapresiasi upaya Sekretaris Antonio Guterres untuk membawa perubahan pada PBB, dan menyebut AS serta negara-negara anggota lain mendukung visi reformasi.
"Kami bertekad untuk menjadi mitra dalam reformasi ini dan saya yakin jika kita bekerja sama, PBB akan menjadi lebih kuat, lebih efektif, dan lebih adil, sehingga menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan perdamaian dan keseimbangan di dunia," katanya.
Trump juga mengatakan, PBB memiliki potensi yang luar biasa. Ketika ditanya apa pesan utamanya bagi Majelis Umum, Trump berkata, "Jadikan PBB hebat. Tidak ‘lagi’," merujuk kepada slogan kampanyenya "Jadikan Amerika Hebat Lagi".