Maria Elisa Hospita
23 Desember 2019•Update: 26 Desember 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
PBB menyambut pengumuman hasil pemilihan presiden Afghanistan yang digelar September lalu.
Lewat sebuah pernyataan, Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) mengatakan warga Afghanistan memberanikan diri untuk memberikan hak suara mereka demi masa depan negara yang lebih baik meskipun ada ancaman keamanan.
Menurut Komisi Pemilihan Independen (IEC) negara itu, Presiden Ashraf Ghani berhasil meraup jumlah suara minimum dalam putaran pertama pemilu.
Ketua IEC Hava Alam Nuristani mengatakan bahwa komisi telah berusaha keras untuk menjamin kejujuran dan transparansi dalam pemilihan umum.
Berdasarkan hasil resmi, Ghani meraih 50,6 persen suara, diikuti oleh Abdullah Abdullah dengan 39,5 suara, dan Mujahidin Gulbuddin Hekmatyar dengan 3,8 persen.
Hingga saat ini, tim kampanye Abdullah menolak hasil tersebut.