Ekip
09 November 2021•Update: 11 November 2021
SANAA, Yaman
Pemberontak Houthi pada Selasa mengklaim telah menembak jatuh pesawat mata-mata AS di provinsi Marib, Yaman tengah.
"Pertahanan udara kami berhasil menembak jatuh pesawat mata-mata ScanEagle buatan AS," kata juru bicara pemberontak Yahya Saree dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan pesawat mata-mata itu melakukan "aksi permusuhan" di wilayah udara Yaman di atas distrik al-Jubah di provinsi Marib sebelum dijatuhkan.
Juru bicara itu mengatakan pesawat tak berawak itu dijatuhkan dengan "senjata yang cocok" tanpa merincinya dan menambahkan bahwa video dari pesawat tak berawak yang rusak akan dirilis.
Saree mengatakan pemberontak Houthi telah menembak jatuh lima pesawat mata-mata AS di Yaman sejak awal tahun ini.
Tidak ada komentar dari otoritas AS atau Yaman atas klaim Houthi.
Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.
Koalisi yang dipimpin Saudi yang bertujuan untuk mengembalikan pemerintah Yaman telah memperburuk situasi, menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia dengan 233.000 orang tewas, hampir 80% persen atau sekitar 30 juta membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan, dan lebih dari 13 juta dalam bahaya kelaparan, menurut perkiraan PBB.
Ditulis oleh Ahmed Asmar di Ankara