Andac Hongur
28 Januari 2018•Update: 29 Januari 2018
Andac Hongur
ISTANBUL
Pemimpin Kristen Ortodoks di Istanbul menunjukkan dukungannya kepada operasi militer Turki terhadap kelompok teroris di wilayah Afrin, Suriah.
Dalam suratnya kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Patriark Orthodok Fener Yunani Dimitri Bartholomew mengatakan berharap agar Operasi Ranting Zaitun di Suriah mengakhiri teror yang telah menyelimuti negara Suriah selama berdekade-dekade lamanya dan telah merenggut ribuan nyawa, sehingga membawa damai.
"Kami berdoa agar aksi terorisme yang berdampak pada warga segera berakhir, terutama berdampak pada warga Kurdi di tenggara, dan juga memengaruhi perkembangan negara," ucap Bartholomew, menurut pernyataan dari patriarkat.
Bartholomew juga memuji Erdogan dan pasukan Turki atas tindakannya melawan terorisme.
"Kami doakan supaya Anda dan Pasukan Bersenjata Turki berhasil dan Operasi Ranting Zaitun juga berhasil membawa perdamaian ke wilayah itu, sesuai dengan namanya, dan memberi harapan akan adanya masa depan yang aman untuk orang-orang telah lama menderita."
"Sikap konsisten dan kuat Anda terhadap terorisme berdampak besar pada komunitas internasional," imbuh Bartholomew, merujuk pada penolakan Turki terhadap gagasan teroris yang 'baik' dan 'buruk'.
Pada 20 Januari, Turki melancarkan Operasi Ranting Zaitun untuk menyingkirkan teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin.
Menurut Jenderal Staf Turki, operasi dimaksudkan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut juga untuk melindungi warga Suriah dari kekejaman dan penindasan teroris.
Operasi dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hak melindungi diri di bawah piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah.
Afrin telah menjadi tempat persembunyian besar bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota kepada kelompok teror itu tanpa melakukan perlawanan.