Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Februari 2019•Update: 13 Februari 2019
Zeynep Tufekci
RAMALLAH, Palestina
Para pemukim Yahudi menyerang sekitar 25 rumah warga Palestina di kota Al-Khalil, Tepi Barat, yang juga dikenal sebagai Hebron, Selasa.
Isa Amr, seorang aktivis Palestina, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sekelompok pemukim melemparkan batu dan mencoba membakar sejumlah rumah.
Menurut media Israel, pemukim Yahudi yang tinggal di permukiman ilegal di Tepi Barat melakukan 482 serangan terhadap Palestina pada 2018.
Dicap sebagai "serangan rasis" oleh otoritas Israel, serangan itu terdiri dari kekerasan fisik, melempar batu, menulis slogan rasis di dinding rumah, merusak kendaraan dan properti serta merusak lahan pertanian.
Ada sekitar 250 permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat, yang diduduki Israel setelah Perang Arab-Israel 1967.
Lebih dari 600.000 warga Israel tinggal di sana.
Menurut hukum internasional, semua permukiman Yahudi di wilayah pendudukan adalah bangunan ilegal.