Maria Elisa Hospita
27 Maret 2019•Update: 28 Maret 2019
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Mahkamah Agung Pakistan mengizinkan mantan perdana menteri Nawaz Sharif bebas dengan jaminan.
Dalam video yang disiarkan Geo News, Sharif tampak mengendarai mobil sambil melambaikan tangannya ke para pendukungnya yang berkumpul di luar penjara di timur laut Kota Lahore.
Pengadilan mengabulkan pembebasan Sharif selama enam pekan untuk menjalani perawatan medis di dalam negeri.
Dalam putusan pada Selasa, pengadilan menyatakan Sharif, yang jantungnya bermasalah, tidak diperbolehkan meninggalkan negara itu.
Akhir Februari lalu, pengadilan menolak permohonan banding Sharif dan menolak membebaskannya, meskipun karena alasan medis.
Sharif dicopot dari jabatannya pada 2017 karena tersangkut kasus korupsi.
Saat ini, dia menjalani hukuman tujuh tahun penjara karena menyembunyikan aset-asetnya di luar negeri.
Komisi antikorupsi juga menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara terhadapnya terkait kasus korupsi lainnya tahun ini.
Akan tetapi, hukuman itu baru-baru ini ditangguhkan sambil menunggu pengajuan bandingnya diproses.