Muhammad Nazarudin Latief
13 Maret 2019•Update: 13 Maret 2019
WASHINGTON
Pentagon mengajukan anggaran sebesar $718 miliar dolar pada tahun fiskal 2020 mendatang atau naik lima persen dari anggaran yang disetujui pada 2019.
Anggaran USD718 miliar terdiri dari anggaran dasar sebesar USD544 miliar, dengan tambahan USD164 miliar untuk operasi darurat di luar negeri.
Departemen Pertahanan juga meminta USD14 miliar dolar untuk pasukan antariksa, yang USD72 juta akan digunakan untuk membangun markas untuk cabang militer baru.
Presiden Donald Trump pertama kali mengumumkan rencana untuk menciptakan pasukan antariksa tahun lalu dan akan menjadi cabang keenam angkatan bersenjata.
Pasukan ini akan menjadi cabang militer baru pertama dalam 72 tahun.
Pentagon juga meminta USD13,6 miliar untuk pengembangan kemampuan pertahanan rudal saat Cina dan Rusia berlomba untuk membuat senjata hipersonik baru.
Dalam pengajuan anggaran juga terdapat USD9 miliar untuk dana darurat, yang mencakup upaya bantuan topan, serta USD3,6 miliar yang diarahkan untuk membangun bagian-bagian dinding perbatasan.
"Kami memiliki uang baru untuk perbatasan dalam anggaran kami untuk mendukung prioritas presiden," kata Wakil Wakil Menteri Pertahanan Elaine McCusker dalam jumpa pers.
Bulan lalu, Trump mengumumkan keadaan darurat nasional mengenai keamanan perbatasan dan berusaha menghindari dana Kongres setelah anggota parlemen hanya memberinya sebagian kecil dari USD5,7 miliar untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko.