Dandy Koswaraputra
21 Januari 2018•Update: 22 Januari 2018
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Markas militer AS Pentagon mengakui kekhawatiran keamanan Turki tentang organisasi teroris PKK, kata juru bicaranya pada hari Sabtu.
"Kami menyadari kekhawatiran keamanan Turki tentang PKK, sebuah organisasi asing yang disebut AS sebagai teroris," Adrian Rankine-Galloway, juru bicara Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Anadolu Agency.
"AS tidak memberikan dukungan kepada PKK," katanya.
Pernyataan tersebut muncul setelah Turki meluncurkan sebuah operasi, yang dijuluki sebagai "Operation Olive Branch" di wilayah Afrin, Suriah.
Operasi militer ini bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan kawasan, kata juru bicara Pentagon.
Selain itu, apa yang dilakukan militer Turki juga untuk membasmi teroris serta melindungi orang-orang Suriah dari penindasan teroris dan kekejaman, kata dia.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB dan hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, kata militer tersebut.
Rankine-Galloway juga meminta "semua pihak" untuk menghindari eskalasi dan fokus pada Daesh.
PYD / PKK adalah cabang Suriah dari kelompok teroris PKK, yang telah disebut sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan UE.
Sejak pertengahan 1980an, PKK telah melancarkan kampanye teror yang luas melawan negara Turki di mana diperkirakan 40.000 orang telah terbunuh.