Osman Karaslan
22 April 2018•Update: 23 April 2018
Osman Karaslan
ANKARA
Aktivis muda Swedia berjalan kaki dari negaranya menuju Palestina untuk menggugah kesadaran pelanggaran hak asasi manusia di wilayah pendudukan hingga ke ibukota Turki, Ankara, pada Minggu.
Benjamin Ladraa, 25, melintasi Jerman, Austria, Slovenia, Kroasia, Serbia, dan Bulgaria sebelum sampai ke Turki. Rencananya ia akan melanjutkan perjalanan melalui Suriah, Yordania, dan Lebanon untuk mencapai Palestina.

Di distrik Kizilcahamam dekat Ankara, Ladraa bertemu dengan perwakilan dari dua organisasi non-pemerintah (LSM).
Mengenakan sepatu kulit selama lebih dari sembilan bulan di sepanjang jalan, ia memutuskan untuk menyebarkan pesan tentang situasi Palestina di negara-negara yang dilewatinya, Ladraa mengatakan kepada Anadolu Agency.
"Jika saya tidak bisa masuk ke Palestina, saya akan mencoba memberi tahu media tentang hal itu," tambahnya.
Dia mengunggah gambar dan kisah perjalanannya di media sosial untuk menarik perhatian lebih banyak orang pada pendudukan Palestina, dan mendorong mereka untuk berkampanye soal perubahan, tambahnya.