Hayati Nupus
05 Mei 2019•Update: 06 Mei 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Sebuah pernyataan baru Departemen Luar Negeri AS tak menyebutkan soal serangan Israel terhadap gedung kantor Anadolu Agency di Jalur Gaza, sambil menyatakan dukungannya ke Tel Aviv.
AS “mengecam keras serangan roket yang tengah berlangsung oleh Hamas dan Palestinian Islamic Jihad dari Gaza terhadap warga sipil tak berdosa dan dan komunitas mereka di seluruh Israel,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus dalam sebuah pernyataan.
Namun pernyataan itu tak berisikan komentar yang mengkritik militer Israel karena menargetkan gedung media.
Serangan itu terjadi sehari setelah World Press Freedom Day yang diperingati setiap 3 Mei.
“Kami menyerukan kepada mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan untuk segera menghentikan agresi ini. Kami berdiri bersama Israel dan sepenuhnya mendukung hak mereka untuk membela diri atas serangan-serangan menjijikkan ini,” kata departemen.
Pesawat-pesawat tempur Israel menghantam gedung Anadolu Agency dengan setidaknya lima rudal setelah tembakan peringatan, lapor koresponden Anadolu Agency di Yerusalem.
Tak ada korban terluka atau tewas.
Serangan itu terjadi menyusul laporan soal dua tentara Israel yang terluka oleh tembakan di dekat zona penyangga Gaza-Israel pada Jumat.
Setidaknya empat warga Palestina tewas ketika pesawat-pesawat tempur Israel menyerang posisi Hamas di Jalur Gaza yang diblokade.