Maria Elisa Hospita
20 April 2019•Update: 22 April 2019
Ibrahim Salih dan Ali Muhammed
BAGHDAD
Jet-jet tempur F-16 milik Irak melakukan penerbangan pertama mereka bersama koalisi pimpinan Amerika Serikat untuk menggempur Daesh di atas perbatasan Irak-Suriah.
"Penerbangan itu adalah bagian dari misi pertahanan," kata Angkatan Udara Irak dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu pagi.
Tujuan utama penerbangan itu adalah untuk meningkatkan kemampuan Angkatan Udara Irak.
Jenderal Brook Leonard, direktur operasi udara koalisi, mengatakan bahwa Angkatan Udara Irak terus meningkatkan kemampuannya.
Menurut dia, para penasihat dari koalisi bekerja sama dengan rekan-rekan Irak mereka untuk mengoordinasikan operasi melawan organisasi teroris Daesh.
Pada Desember 2017, pemerintah Irak mengumumkan bahwa perangnya melawan Daesh telah berakhir dan wilayah yang dikuasai kelompok teror tersebut berhasil diambil alih kembali.
*Laporan ini ditulis oleh Fatih Hafiz Mehmet