Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Februari 2020•Update: 27 Februari 2020
Ahmad Adil
CHANDIGARH, India
Setelah memberikan bantuan medis ke Wuhan, pusat penyebaran wabah Covd-19 di China, pesawat Angkatan Udara India (IAF) mengevakuasi 112 orang dari kota itu.
“Sekembalinya dari Wuhan, penerbangan IAF membawa kembali 76 orang India dan 36 warga negara dari 7 negara - Bangladesh, Myanmar, Maladewa, China, Afrika Selatan, AS dan Madagaskar. [Kami] mengapresiasi fasilitas yang diberikan oleh pemerintah China," kata Menteri Luar Negeri India S Jaishankar melalui Twitter, Kamis.
Secara terpisah, Jaishankar mengatakan bahwa 119 warga India dan lima warga negara asing yang dikarantina di atas kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang, telah mendarat di New Delhi.
“Penerbangan Air India baru saja mendarat di Delhi dari Tokyo, membawa 119 orang India dan 5 warga negara dari Sri Lanka, Nepal, Afrika Selatan dan Peru yang dikarantina di kapal #DiamondPrincess karena #COVID19. Menghargai fasilitasi pihak berwenang Jepang. Sekali lagi terima kasih @airindiain,” ujar dia.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar India di Beijing mengatakan bahwa sebagai tanggapan atas permintaan pihak China, India melakukan penerbangan bantuan ke Wuhan pada 26 Februari dengan pesawat Angkatan Udara India yang membawa lebih dari 15 ton bantuan medis.
"Dalam penerbangan kembali ke New Delhi, pesawat itu juga mengangkut 76 warga India dan 36 warga negara asing," ungkap kedutaan.
Pernyataan itu mengatakan semua penumpang yang dievakuasi akan menjalani karantina selama 14 hari setelah mendarat di India.
"Semua orang di dua penerbangan pertama telah diuji negatif Covid-19 dan sudah meninggalkan fasilitas karantina. Para penumpang penerbangan ketiga juga akan menjalani karantina yang sama pada saat kedatangan di India," tambah pernyataan itu.