Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 Agustus 2019•Update: 21 Agustus 2019
Shuriah Niaz
NEW DELHI
Misi ruang angkasa India siap untuk melakukan pendaratan pertamanya di bulan pada 7 September.
Ketua Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) Kailasavadivoo Sivan mengatakan bahwa Pesawat ruang angkasa Chandrayaan-2 berhasil memasuki orbit bulan Selasa pagi.
"Hari ini, kami telah melewati tonggak utama. Manuver LOI [Penyisipan Lunar] yang dilakukan pada sekitar jam 9 pagi selama sekitar 30 menit telah menempatkan Chandrayaan-2 di orbit yang diinginkan dengan sempurna. Untuk mencapai soft-landing di 7 September, ada persyaratan unik. Kecenderungan pesawat ruang angkasa perlu mencapai kecenderungan 90 derajat," ujar Sivan dalam sebuah pernyataan, Selasa.
"Serangkaian manuver orbit akan dilakukan pada pesawat ruang angkasa Chandrayaan 2 untuk memungkinkannya memasuki orbit akhir yang melewati kutub bulan pada jarak sekitar 100 km dari permukaan bulan," kata ISRO di situs webnya.
Menurut televisi India NDTV, Proses pendaratan Chandrayaan-2 di bulan sangat kompleks karena diledakkan dengan kecepatan 39.240 kilometer per jam, hampir 30 kali kecepatan suara berjalan di udara.
Chandrayaan 2 lepas landas dari pelabuhan antariksa di Sriharikota, Andhra Pradesh, pada 22 Juli.
Lepas landas berhasil dilakukan dalam upaya kedua, satu pekan setelah dibatalkan karena kesalahan teknis.
Misi ini akan menjadikan India negara keempat di dunia setelah AS, Rusia dan China yang berhasil melakukan pendaratan halus di Bulan.