Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Juni 2019•Update: 12 Juni 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Di tengah sanksi keras oleh Amerika Serikat terhadap Iran, Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo akan memulai kunjungan kenegaraannya ke Teheran pada Rabu, lansir kantor berita Kyodo.
"Sebelumnya, Shinzo berbicara dengan Presiden AS Donald Trump melalui telepon pada Selasa, di mana kedua pemimpin bertukar pandangan tentang masalah-masalah regional, termasuk situasi di Iran," kata Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, kepada wartawan di Tokyo.
Suga tidak memberikan rincian lain tentang panggilan telepon yang berlangsung selama hampir 20 menit itu.
Ketegangan antara AS dan Iran meningkat setelah Trump menarik diri dari perjanjian nuklir antara Teheran dan kelompok negara-negara P5+1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman).
Pemerintahan Trump terus mengupayakan langkah-langkah untuk membatalkan perjanjian, termasuk penerapan kembali sanksi AS terhadap minyak Iran, yang mulai berlaku penuh bulan lalu.
Semua sekutu Washington, termasuk Tokyo, dilarang berdagang dengan Teheran.
Abe akan menjadi pemimpin Jepang pertama yang memulai kunjungan kenegaraan ke Iran sejak Revolusi Islam akhir 1970-an.
Dia akan bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei secara terpisah.
Kunjungan Abe ke Teheran dilakukan hampir dua minggu setelah Trump mengunjungi Jepang, di mana dia mendukung upaya Perdana Menteri Jepang untuk mendorong Iran agar terlibat dalam dialog.