Furkan Güldemir
22 Desember 2017•Update: 23 Desember 2017
Furkan Güldemir
BEIRUT
Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri mengirim pesan solidaritas untuk bayi Kerim. Melalui akun Twitter, Hariri menyampaikan pesan solidaritasnya dengan memasang foto dengan satu matanya ditutup, dan menuliskan tagar SolidarityWithKarim.
Dengan cepat foto dukungan Hariri tersebut mendulang banyak ‘like’.
Kerim, bayi Suriah yang berusia dua bulan, kehilangan ibu dan sebelah matanya saat rezim Bashar al-Assad menyerang Ghouta Timur yang dikepung sekitar sebulan yang lalu.
Bayi Kerim kini hanya dapat melihat menggunakan mata kanannya saja. Sebagian dahi dan kepalanya masih menyisakan tanda luka yang cukup besar.
Kerim bertahan hidup meski dengan luka parah di dahi kiri dan patah tulang yang serius di bagian kepala.
Wajah Kerim terluka kala dia bersembunyi dalam pelukan ibunya ketika serangan meriam menghujani Ghouta Timur.
Organisasi hak asasi manusia White Helmets dan sejumlah aktivis dunia telah berbagi pesan solidaritas untuk Kerim dengan menutup mata kiri mereka.
Pengguna media sosial di Turki pun sudah membagikan pesan berisi, “Bayi kerim, aku melihatmu. Akhiri Pengepungan Ghouta Timur”.
Dukungan terhadap Kerim meluas setelah video Anadolu Agency viral di Twitter.