Muhammad Abdullah Azzam
30 Oktober 2019•Update: 31 Oktober 2019
Hamdi Yıldız
BEIRUT
Aksi demonstrasi di Lebanon masih terus berlanjut meski Perdana Menteri Saad al-Hariri mengumumkan pengunduran dirinya pada Rabu.
Para demonstran yang berkumpul di beberapa alun-alun di ibu kota Beirut mengumumkan akan tetap berada di lapangan hingga pembentukan sebuah pemerintahan teknokratis baru yang independen.
Pengunjuk rasa yang turun ke alun-alun pahlawan memasang gambar tinju yang melambangkan tindakan protes.
Tenda demonstran yang dibakar oleh para pendukung Hizbullah dan Gerakan Amal yang menentang aksi protes itu sebelum deklarasi pengunduran diri Perdana Menteri kini kembali didirikan.
Sementara sorakan kegembiraan mengiringi pengumuman pengunduran diri Perdana Menteri Saad al-Hariri di tempat unjuk rasa.
Demonstran juga meneriakkan slogan yang menyerukan pengunduran diri semua pejabat politik di negara itu.
Seorang pengunjuk rasa, Ahmad (29), mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa para demonstran akan tetap berada di lapangan hingga Presiden Michel Aoun dan Ketua Parlemen Nabih Berri mengundurkan diri.