21 Agustus 2017•Update: 22 Agustus 2017
Muhammed Ali Akman
BEIRUT
Tentara Lebanon telah berhasil merebut kembali lebih dari setengah wilayah yang dikuasai oleh kelompok militan Daesh pada serangan hari kedua yang dilancarkan di daerah pegunungan yang berbatasan dengan Suriah yang dilanda perang.
“Pada hari kedua operasi, tentara berhasil menguasai 66 persen wilayah yang dikuasai Daesh,” kata juru bicara militer Kolonel Fadi Boueid dalam konferensi pers di kementerian pertahanan.
Dalam sebuah pernyataan terpisah, pihak militer menyebutkan, 3 tentara tewas dan 1 tentara terluka parah setelah sebuah ranjau meledak saat kendaraan yang mengangkut para tentara lewat, Minggu.
Operasi tersebut bertujuan untuk mengusir milisi yang bersembunyi di kota Ras Baalbek, Al-Fakhah, dan Al-Qaa, kata Jenderal Joseph Aoun, Sabtu.
Presiden Lebanon Michel Aoun memanggil komandan-komandan lapangan dari kementerian pertahanan, tempat di mana ia memantau operasi tersebut.
“Kami menantikan sebuah kemenangan,” kata Aoun kepada mereka, menurut pernyataan yang dirilis oleh kantor presiden.
Sesaat setelah operasi dilancarkan, tentara berhasil memukul posisi Daesh di Ras Baalbek.
Bertepatan dengan operasi militer, Kelompok Lebanon Hizbullah mengumumkan bahwa para pejuangnya, bersama dengan pasukan rezim Suriah, telah memulai serangan balasan untuk merebut kembali wilayah pinggiran Qalamoun di barat Suriah dari Daesh.
Tentara Lebanon telah menduduki sejumlah bukit strategis di Baalbek, Rabu, sebagai bagian dari operasi anti-Daesh di wilayah tersebut.
Awal bulan ini, pasukan Lebanon dan pejuang Hizbullah merebut kota Juroud Arsal, dekat perbatasan Suriah, setelah operasi militer melawan militan dilaksanakan di daerah itu.