20 Februari 2019•Update: 20 Februari 2019
YERUSALEM
Sejumlah orang terluka akibat serangan polisi Israel kepada jemaah Palestina di Masjid al-Aqsa, Yerusalem Timur.
Firas Firas Dibs, juru bicara Administrasi Yayasan Islam Yerusalem, mengatakan kepada koresponden Anadolu Agency bahwa polisi Israel menyerang jemaah selepas salat Isya di dekat gerbang ar-Rahmat Masjid Al-Aqsa.
Polisi Israel juga menahan sejumlah besar warga Palestina. Mereka juga memaksan para Jemaah yang berada di Masjid al-Aqsa untuk keluar.
Palang Merah Palestina menyampaikan serangan pasukan Israel mengakibatan sejumlah warga Palestina terluka.
Beberapa korban terluka segera dilarikan ke rumah sakit, jelas Palang Merah Palestina.
Minggu lalu, polisi Israel merantai pintu di kepala tangga menuju gerbang ar-Rahmat di dinding timur Masjid Al-Aqsa, yang telah ditutup sejak tahun 2003.
Sekelompok pemuda Palestina berkumpul di Masjid Al-Aqsa untukmendobrak pintu.
Namun, polisi Israel langsung menahan beberapa orang muda dan menutup gerbang Harem-i Sharif untuk sementara waktu.
Masjid al-Aqsa, yang terletak di Yerusalem Timur yang diduduki, memiliki keutamaan sebagai kiblat pertama umat Islam.