Seda Sevencan, Diyar Güldoğan
04 Januari 2024•Update: 08 Januari 2024
ISTANBUL
Turkiye mendukung Iran dalam memerangi terorisme, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan kepada Presiden Iran Ebrahim Raisi melalui percakapan telepon setelah serangan mematikan di kota Kerman.
Presiden Turkiye pada Rabu menyampaikan belasungkawa kepada presiden Iran atas peristiwa ledakan mematikan di dekat makam Jenderal Iran Qassem Soleimani yang terbunuh, kata Direktorat Komunikasi Turkiye dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.
Mengutuk serangan teroris terhadap warga sipil, Erdogan menyatakan dukungan Turkiye terhadap Iran dalam perang melawan terorisme dan berharap rakyat Iran bersabar atas cobaan yang mereka alami.
Selama percakapan telepon tersebut, Erdogan mengulangi seruannya untuk melakukan tindakan bersama dalam memerangi terorisme dengan Iran.
Sementara itu, kunjungan Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Turkiye diputuskan untuk ditunda di kemudian hari. Raisi dijadwalkan mengunjungi Turkiye pada Kamis.
Sebelumnya pada Rabu, setidaknya 103 orang tewas dan lebih dari 170 lainnya terluka akibat beberapa ledakan yang terjadi di area tempat upacara diadakan untuk memperingati seorang jenderal penting Iran yang dibunuh empat tahun lalu oleh AS.
Ledakan tersebut terjadi di jalan menuju pemakaman di tenggara kota Kerman tempat Soleimani, mantan kepala Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam, dimakamkan, menurut media pemerintah.
Soleimani terbunuh pada 3 Januari 2020, dalam serangan drone AS di luar Bandara Baghdad di Irak.