Alex Jensen
02 Januari 2018•Update: 03 Januari 2018
Alex Jensen
SEOUL
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Kamis mendorong pemerintahannya untuk “segera” menindaklanjuti ajakan negara tetangganya, Korea Utara, untuk mengadakan dialog sehari sebelumnya.
Pemimpin Korut, Kim Jong-un, juga menawarkan kepada Korsel saat berpidato di Tahun Baru untuk mengirimkan delegasi ke Winter Olympics 2018 ke Korsel di Februari.
“Saya melihat pidato Kim Jong-un tentang mengirimkan delegasi Korut ke Olimpiade PyeongChang dan mengadakan dialog antar-pemerintah sebagai balasan atas proposal kita untuk menjadikan [Olimpiade] kesempatan untuk mempererat hubungan Korea Utara dan Selatan dan menciptakan perdamaian,” kata Moon dalam rapat Kabinet, seperti dilansir dari kantor berita Yonhap.
Pemimpin Korea Selatan ini telah lama mengampanyekan dan berjanji akan mempererat hubungan dengan Pyongyang sebelum diangkat menjadi presiden pada Mei lalu.
Namun, tensi malah meninggi di semenanjung karena Korut bertekad meneruskan percobaan nuklir keenamnya pada September, yang dilanjutkan dengan penembakan sejumlah rudal balistik meski mendapatkan ancaman dari AS.
Sebagai sekutu Seoul, AS bersikeras Korut harus menunjukkan kemauannya untuk melakukan proses denuklirisasi sebelum dihadiahi dengan dialog. Namun pemerintahan Moon bersikukuh untuk mengadakan dialog tanpa prasyarat apapun.
Meski begitu, Seoul mengaku tetap berkomitmen untuk menjatuhkan sanksi yang bertujuan untuk meredam ambisi Korut akan nuklir.
“Perbaikan hubungan antar-Korea tidak bisa dipisahkan dari [upaya] untuk menyelesaikan masalah nuklir Korut. Jadi saya meminta kementerian luar negeri untuk berkonsultasi dengan negara-negara sekutu dan komunitas internasional sehingga kami dapat memperbaiki hubungan antar-Korea dan mencari resolusi masalah nuklir Korut pada saat bersamaan,” tambah Moon.