Maria Elisa Hospita
25 Januari 2018•Update: 26 Januari 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Mantan dokter klub Gimnastik Amerika Serikat (AS) Larry Nassar dijatuhi hukuman 175 tahun penjara, setelah lebih dari 150 atlet gimnastik dan perempuan melaporkan dia atas pelecehan seksual selama lebih dari dua dekade.
Suara tepuk tangan memenuhi ruang sidang pengadilan Michigan, saat Nassar dikawal keluar ruang sidang, setelah Hakim Rosemarie Aquilina memvonisnya hukuman 40 hingga 175 tahun penjara.
"Anda masih saja berpikir bahwa Anda benar, Anda seorang dokter, Anda sudah menjalani perawatan, namun saya baru saja menandatangani surat perintah kematian Anda," ujar Aquilina.
Nassar sebelumnya telah dihukum 60 tahun penjara karena kasus pornografi anak.
Selama tujuh hari, korban-korban Nassar, termasuk sejumlah atlet populer, satu-persatu menceritakan kisah pelecehan yang mereka alami.
"Anda tidak bisa merenggut gimnastik dari saya. Saya sangat mencintai olahraga ini, dan rasa cinta saya lebih kuat dari setan dalam diri Anda, dan orang-orang yang membiarkan Anda untuk menyakiti banyak orang!" hardik peraih medali emas tiga kali Aly Raisman ke Nassar.
"Sekarang Anda tahu Anda akan mendekam di tempat di mana Anda tidak akan bisa menyakiti siapapun lagi. Namun saya di sini ingin mengatakan bahwa saya tidak akan berhenti berjuang sampai pengaruh anda di dunia olahraga hilang sama sekali!" tambah dia.
Nassar mengatakan bahwa kesaksian korban telah mengguncang jiwanya.
"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan kesedihan dan penyesalan saya atas apa yang telah terjadi. Permohonan maaf yang dapat diterima oleh kalian semua sangat tidak mungkin untuk ditulis atau disampaikan. Saya akan merenungkan kata-kata kalian selama sisa hidup saya," ujar Nassar.
Nassar akan dijatuhi hukuman tambahan atas kasus pelecehan lain di pengadilan Michigan yang lain.