Maria Elisa Hospita
28 Februari 2020•Update: 29 Februari 2020
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Presiden Pakistan mengungkapkan keprihatinannya atas kekerasan di New Delhi, India.
Arif Alvi juga menuding para pemimpin partai yang berkuasa di India menyebarkan kebencian terhadap umat Muslim di negara itu.
"Kekerasan berkelanjutan terhadap Muslim di India sangat mengkhawatirkan," kata dia, merujuk pada kerusuhan komunal yang sedang berlangsung di ibu kota negara itu.
Selama satu bulan terakhir, ribuan orang India memprotes undang-undang yang memudahkan orang-orang non-Muslim dari negara-negara regional untuk mendapatkan kewarganegaraan India, tetapi mengecualikan Muslim dari manfaat-manfaat itu.
Bentrokan antara kelompok demonstran yang pro dan antikewarganegaraan dimulai sejak pekan lalu di New Delhi.
Hingga Jumat, bentrokan itu telah merenggut sedikitnya 38 nyawa.
Alvi pun mendesak komunitas internasional untuk menekan India dan menjamin hak-hak kelompok minoritas di negara itu.