Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Februari 2020•Update: 28 Februari 2020
Magdalene Mukami
MOGADISHU, Somalia
Pemerintah Somalia pada Kamis meminta negara tetangganya Kenya untuk menghentikan pelanggaran yang berkelanjutan terhadap kedaulatan dan perambahan di wilayah perbatasan antara kedua negara.
Kementerian Luar Negeri Somalia memutuskan untuk mencari jalan yang diperlukan termasuk upaya diplomatik sebagai bagian dari mandat konstitusionalnya untuk melindungi persatuan dan kedaulatan negara.
Somalia juga berterima kasih kepada Kenya atas penempatan tentaranya di bawah Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM) dalam memerangi gerilyawan al-Shabaab yang berafiliasi dengan al-Qaeda untuk membawa perdamaian dan stabilitas serta membebaskan negara itu dari teroris.
"Tetapi kami berpendapat bahwa pada waktu tertentu kami tidak akan mentolerir negara mana pun yang merupakan kontributor AMISOM untuk melampaui mandatnya dan menyalahgunakan keanggotaannya serta mencampuri urusan dalam negeri negara tuan rumah dengan sepenuhnya mengabaikan peraturan yang ditetapkan Pemerintah Federal Somalia," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.
Kenya dan Somalia berada di ambang pertikaian maritim diplomatik atas wilayah yang kaya minyak dan gas seluas 160.580 kilometer persegi di Samudra Hindia yang diklaim oleh kedua negara.