Esra Tekin
18 April 2026•Update: 18 April 2026
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa membahas hubungan bilateral, situasi terkini di Suriah, serta isu-isu kawasan dalam pertemuan di sela Forum Diplomasi Antalya.
Dalam pertemuan tersebut, Erdogan memuji langkah Damaskus yang dinilai semakin tegas dalam memperkuat persatuan dan solidaritas nasional, serta mendorong rekonstruksi dan pembangunan.
Ia menegaskan bahwa Turkiye akan terus mendukung Suriah sepanjang proses tersebut.
Erdogan juga mengingatkan agar Suriah tetap berada di luar konflik kawasan. Ia menambahkan bahwa perluasan kerja sama antara Ankara dan Damaskus di berbagai sektor, terutama pertahanan, keamanan, perdagangan, energi, dan transportasi, akan penting bagi upaya pemulihan Suriah.
Ia turut menyerukan agar proses integrasi di wilayah timur laut Suriah dapat diselesaikan secara lancar dan tanpa hambatan, karena hal tersebut dinilai akan membawa manfaat bagi seluruh kawasan.
Ahmad al-Sharaa menghadiri Forum Diplomasi Antalya 2026 yang digelar di kota resor selatan Turkiye.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan, Menteri Pertahanan Yasar Guler, Wakil Ketua sekaligus juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) Omer Celik, Kepala Badan Intelijen Nasional (MIT) Ibrahim Kalin, serta Direktur Komunikasi Burhanettin Duran.
Tidak ada rincian lebih lanjut yang disampaikan terkait isi pembicaraan tersebut.
Para pemimpin dunia dan pejabat tinggi pemerintah berkumpul di Turkiye pada 17–19 April dalam edisi kelima Forum Diplomasi Antalya, forum internasional yang tahun ini berfokus pada pengelolaan ketidakpastian global.
Forum yang digelar di bawah naungan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Turkiye itu mengusung tema “Mapping Tomorrow, Managing Uncertainties.”
Anadolu menjadi mitra komunikasi global forum tersebut.