Dilara Hamit
26 Februari 2022•Update: 01 Maret 2022
ANKARA
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat berbincang via telepon untuk membahas penguatan sanksi terhadap Rusia dan Zelenskyy menyatakan terima kasih kepada Biden.
Zelenskyy mengatakan di Twitter bahwa dia telah membahas "penguatan sanksi, bantuan pertahanan konkret dan koalisi anti-perang," dan dia berterima kasih kepada AS atas "dukungan kuat" untuk Ukraina.
Intervensi militer Rusia di Ukraina memasuki hari kedua pada Jumat, dengan laporan terbaru menunjukkan bahwa pasukan Rusia menuju ibukota Kyiv dari beberapa arah.
Putin telah memerintahkan intervensi militer pada Kamis, hanya beberapa hari setelah mengakui dua wilayah yang dikuasai separatis di Ukraina timur.
Dia mengklaim bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki negara tetangga, tetapi ingin "demiliterisasi" dan "denazifikasi" Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia mencoba mendirikan pemerintahan boneka dan mengatakan Ukraina akan membela negara mereka dari agresi Rusia.
Ketegangan mulai meningkat akhir tahun lalu ketika Ukraina, AS dan sekutunya menuduh Rusia mengumpulkan hampir 150.000 tentara di perbatasan dengan Ukraina.
Mereka mengklaim Rusia sedang bersiap untuk menyerang tetangga baratnya, tuduhan yang secara konsisten ditolak oleh Moskow.