Rıskı Ramadhan
03 April 2018•Update: 04 April 2018
Mahmut Geldi
RIYADH
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dilaporkan melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin malam.
Dilansir dari kantor berita resmi Arab Saudi SPA, Raja Salman mengucapkan terima kasih kepada Trump karena telah menyambut Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed Bin Salman beserta delegasi dalam kunjungannya di AS.
Raja Salman menyampaikan bahwa kunjungan tersebut mendapatkan tanggapan positif di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam pembicaraan tersebut, Trump dan Raja Salman juga membahas isu regional dan internasional, terutama soal perkembangan di Palestina.
Raja Salman menekankan pentingnya menghidupkan proses perdamaian di Timur Tengah dengan upaya internasional.
Dia juga menegaskan komitmen Arab Saudi terkait permasalahan Palestina dan hak sah rakyat Palestina untuk membentuk kedaulatan Palestina dengan ibu kota Yerusalem.
Soal krisis di Yaman, Raja Salman mengatakan bahwa Arab Saudi bekerja keras agar bantuan kemanusiaan dapat disalurkan kepada masyarakat.
Dia juga menyampaikan bahwa solusi untuk krisis Suriah dan integritas wilayah itu serta tuntutan rakyat harus dipenuhi.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia menghargai kinerja Arab Saudi dalam membentuk stabilitas dan menegaskan ancaman Iran yang mencoba merusak stabilitas kawasan harus dicegah.
Selain itu, kedua pemimpin juga menyoroti pentingnya upaya internasional dalam memerangi organisasi teroris Daesh di Suriah dan Irak.