Muhammad Abdullah Azzam
06 Juni 2018•Update: 06 Juni 2018
Bayram Altuğ
JENEWA
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) melaporkan bahwa setidaknya 100 orang tewas akibat perahu yang mengangkut imigran gelap di perairan Tunisia mengalami kecelakan pada Minggu kemarin.
IOM mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perahu yang mengangkut 180 imigran gelap Afrika tenggelam akibat kelebihan muatan pada jarak 5 mil dari Pulau Kerkennah yang terhubung dengan Kota Sfax.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa 68 orang berhasil diselamatkan, 60 di antaranya adalah warga Tunisia, sisanya merupakan warga Maroko, Libya, Mali, Kamerun dan Pantai Gading.
Pernyataan tersebut juga mengungkapkan bahwa untuk dapat pergi ke Eropa, para migran telah membayar uang 700-1000 euro kepada komplotan perdagangan manusia.
Kepala Misi IOM untuk Tunisia, Lorena Lando, mengatakan, "Tak ada kata untuk menjelaskan tragedi itu. Di antara jumlah tersebut, laki-laki, wanita dan anak-anak tewas saat mengejar mimpi yang tak jelas."