03 Agustus 2017•Update: 03 Agustus 2017
Shenny Fierdha
BOGOR
Hingga hari ini jemaah calon haji Indonesia yang mencapai Madinah berjumlah 35.242. Jumlah tersebut termasuk 34.807 jemaah calon haji dan 435 orang pengiring, yang merupakan petugas kelompok terbang (kloter). Demikian pernyataan dari otoritas Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu.
Mereka terbagi dalam 87 kloter yang diberangkatkan dari Indonesia sejak Jumat silam dan mendarat di Bandar Udara (Bandara) Amir Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah.
Menurut jadwal, hari ini diperkirakan ada 15 kloter Jemaah calon haji Indonesia yang akan menyusul ke Madinah. Mereka diberangkatkan dari 9 titik embarkasi yakni Surabaya, Jakarta (Pondok Gede), Banjarmasin, Balikpapan, Batam, Makassar, Padang, Solo, dan Jakarta (Bekasi).
Ribuan jemaah haji Indonesia gelombang pertama akan terus berdatangan sampai 12 Agustus mendatang.
Diperkirakan hari Minggu ini, jemaah calon haji Indonesia gelombang pertama akan berangkat menuju Makkah Al-Mukarramah.
Setiap tahunnya, Indonesia selalu mengirimkan ribuan jemaah calon haji ke tanah suci guna menunaikan ibadah rukun Islam yang kelima tersebut. Tahun ini Indonesia kembali menjadi negara pengirim jemaah haji terbesar yaitu sebanyak 221.000 orang yang 10.000 di antaranya mendapatkan kuota tambahan dari pemerintah Arab Saudi.
Kloter pertama diberangkatkan pada Jumat lalu dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta dan dilepas oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, beserta jajaran anggota pemerintahan lainnya.
Mereka berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan dan tidak memforsir diri mereka untuk beribadah sebab mayoritas sudah berusia renta. Mereka pun harus bepergian dalam rombongan dan tidak pergi seorang diri demi alasan keamanan.
Selain itu, para menteri pun mengingatkan agar jemaah haji Indonesia menjaga kelakuannya selama di tanah suci dan tidak melakukan hal-hal yang sekiranya dapat merusak nama baik Indonesia di mata dunia.