Maria Elisa Hospita
24 Oktober 2018•Update: 24 Oktober 2018
Hussein Elkabany
RIYADH
Dewan Menteri Arab Saudi mengatakan bahwa Raja Salman bin Abdulaziz mengambil "langkah-langkah korektif" setelah Riyadh mengakui kematian jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.
"Instruksi kerajaan dikeluarkan setelah insiden nahas yang menimpa Khashoggi. Ini mencerminkan tekad kami tidak hanya untuk menangkap mereka yang terlibat tetapi juga untuk mengambil langkah-langkah korektif," kata Dewan Menteri seperti dilansir oleh Saudi Press Agency (SPA).
Keputusan itu dibuat setelah pertemuan Dewan Menteri yang dipimpin oleh Raja Salman di Istana Kerajaan Yamamah, Riyadh, pada Selasa.
Menurut SPA, Raja Salman telah menyerukan pembentukan komite menteri yang bertugas merestrukturisasi aparat intelijen Saudi.
Komite tersebut akan diketuai oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang berfungsi sebagai wakil perdana menteri sekaligus menteri pertahanan.
Khashoggi, kolumnis Washington Post, terakhir terlihat pada 2 Oktober, ketika dia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul.
Setelah berhari-hari menyangkal mengetahui keberadaannya, Arab Saudi pada Sabtu menyatakan Khashoggi tewas dalam perkelahian di dalam konsulat.
Sejak itu, Raja Salman telah memecat wakil kepala badan intelijen Saudi dan penasihat utama pangeran, sekaligus menginstruksikan penangkapan 18 tersangka.
Pada Minggu, Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir mengakui bahwa Khashoggi telah tewas dalam perkelahian di konsulat, namun bersikeras bahwa putra mahkota tak tahu-menahu mengenai hal tersebut.
Al-Jubeir juga mengemukakan dugaan bahwa pembunuhan Khashoggi dilakukan oleh aparat intelijen Saudi yang membelot.