Muhammad Abdullah Azzam
20 Desember 2019•Update: 20 Desember 2019
Dmitri Chirciu
MOSKOW
Sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap proyek pipa gas Nord Stream 2 bukanlah tindakan yang ramah dan mereka akan mendapat balasan, ungkap presiden Rusia pada Kamis.
"Kami akan menanggapinya sesuai prinsip timbal balik," kata Vladimir Putin, pada konferensi pers tahunan di Moskow.
Dia mengatakan sanksi AS terhadap proyek pipa gas tersebut akan mempengaruhi hubungan bilateral antara Moskow dan Washington.
Kongres AS pada Selasa menyetujui anggaran pertahanan termasuk sanksi terhadap perusahaan yang terlibat dalam proyek Nord Stream 2.
Proyek Nord Stream - yang beroperasi sejak 2011 dengan kapasitas tahunan 55 miliar meter kubik - membawa gas Rusia langsung ke Jerman melalui Laut Baltik.
Konstruksi proyek Nord Stream 2, yang dipelopori oleh perusahaan energi Rusia Gazprom, hampir selesai dan memiliki kapasitas tahunan yang sama, berjalan hampir sejajar dengan rute pipa pertama.
Pipa gas Rusia tersebut akan memenuhi permintaan gas tahunan seperempat benua Eropa.