Ekip
04 September 2021•Update: 05 September 2021
IDLIB, Suriah
Seorang anak tewas dan dua warga sipil terluka setelah serangan oleh pesawat tempur Rusia di provinsi Idlib, barat laut Suriah, menurut organisasi Pertahanan Sipil Suriah (White Helmets) pada Jumat.
Firas Khalifa, petugas media White Helmets, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa serangan udara itu menewaskan seorang anak dan melukai dua warga sipil di desa Kansafra.
Dia mengungkapkan bahwa banyak hewan ternak juga tewas dalam serangan itu karena daerah itu adalah tempat peternakan hewan.
Dalam sebuah pernyataan di akun media sosialnya, kelompok pemantau pesawat oposisi mengatakan pesawat tempur Rusia lepas landas dari Pangkalan Khmeimim di provinsi Latakia, dan melancarkan serangan udara di desa Kansafra di selatan Idlib.
Dalam serangan terpisah, pasukan rezim Bashar al-Assad menembaki artileri ke desa Fattire, Binin, dan Shinan di wilayah Jabal Zawiya.
Serangan terbaru melanggar gencatan senjata yang dicapai pada Mei 2017 antara Turki, Rusia, dan Iran ketika ketiga negara itu sepakat untuk membentuk zona de-eskalasi di Idlib dalam pertemuan Astana tentang krisis Suriah.
Pasukan rezim Suriah dan pendukung mereka masih melanjutkan serangan bertubi-tubi, yang melanggar perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada Maret 2020.
Suriah telah terperosok dalam perang saudara yang kejam sejak awal 2011 ketika rezim Assad menindak aksi protes pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga.