Ekip
29 April 2018•Update: 30 April 2018
Alex Jensen
SEOUL
Korea Utara akan membubarkan fasilitas Punggye-ri, tempat di mana negara tersebut melakukan enam tes nuklir, menurut kantor kepresidenan Gedung Biru Seoul.
Juru bicara kantor kepresidenan Yoon Young-chan mengumumkan berita itu melalui live broadcast pada Minggu, dua hari setelah pertemuan antar-Korea yang pertama dalam satu dekade terakhir.
Menyusul kesepakatan denuklirisasi dan perjanjian perdamaian yang dicapai dalam pertemuan tersebut, Yoon berkata pemimpin Korut Kim Jong-un siap menjalin hubungan dengan musuhnya, Amerika Serikat, dan akan mengadakan dialog dengan Presiden AS Donald Trump untuk pertama kalinya dua bulan mendatang.
"Mengapa kita harus mempertahankan senjata nuklir dan hidup dalam kesusahan bila kita bisa bertemu dengan Amerika dan membangun kepercayaan dan mereka berjanji akan mengakhiri perang, alih-alih menginvasi kami?" juru bicara tersebut menirukan perkataan Kim kepada kantor berita lokal Yonhap.
Kim juga menyangkal jika Punggye-ri telah kehabisan nuklir, dan akan mengundang ahli dan reporter dari luar negeri untuk menyaksikan penutupannya kelak.