Muhammad Abdullah Azzam
24 Juli 2019•Update: 24 Juli 2019
Adam Abu Bashal
ABUJA
Setidaknya 10 orang tewas dalam serangan bersenjata di wilayah barat laut Nigeria.
Menurut laporan media Nigeria, sekelompok orang bersenjata yang tak diketahui identitasnya melancarkan serangan ke Desa Zango, negara bagian Katsina.
Selain menewaskan 10 orang, serangan tersebut juga melukai 20 orang lainnya.
Para penyerang menculik banyak orang dan memusnahkan ratusan hewan ternak dalam serangan itu.
Penggunaan sepeda motor di beberapa negara bagian dilarang selama beberapa waktu karena adanya serangan bersenjata dengan menggunakan sepeda motor.
Komunitas penggembala nomaden etnis Fulani yang bermigrasi ke bagian selatan Nigeria telah dituduh mencuri hewan-hewan ternak dan menyerang penduduk petani lokal.
Kedatangan komunitas penggembala etnis Fulani ke wilayah selatan Nigeria diawali pada abad ke-18.
Kekerasan antara penggembala dan petani menjadi masalah serius di Nigeria, terutama di kawasan agraris di mana kedua pihak sering saling menuduh.
Banyak pemerintah provinsi, seperti Benue, telah mencoba menyelesaikan pertikaian dengan mengeluarkan undang-undang anti penggembalaan. Namun para penggembala merasa aturan itu tidak adil.
Pengamat mengatakan konflik itu disebabkan perebutan lahan yang makin sengit karena berkurangnya sumber daya alam dan menipisnya kekayaan danau Chad.