Rhany Chairunissa Rufinaldo
09 Maret 2021•Update: 09 Maret 2021
Ali Jawad
BAGHDAD
Sedikitnya 10 orang terluka dalam serangan yang menargetkan jemaah Syiah di ibu kota Irak, Baghdad pada Senin.
"Orang tak dikenal melemparkan granat ke sekelompok pengunjung yang berjalan kaki ke daerah Al-Kadhimiya di Baghdad untuk memperingati kematian Imam Musa Al-Kadhim," kata seorang pejabat polisi kepada Anadolu Agency.
Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Kementerian Dalam Negeri Irak mengumumkan bahwa mereka menggagalkan serangan bunuh diri yang menargetkan jemaah Syiah.
Tidak ada pernyataan resmi dari pihak berwenang tentang serangan itu dan tidak ada klaim dari pihak mana pun.
Setiap tanggal 25 Rajab dalam kalender Islam, puluhan ribu jamaah Syiah memperingati wafatnya Imam al-Kadhim, imam ketujuh umat Syiah.
Pada Rabu, jumlah kedatangan umat Syiah ke Al-Kadhimiya diperkirakan akan mencapai puncaknya di tengah langkah-langkah pengamanan ketat yang diberlakukan oleh pasukan gabungan dari militer dan polisi.
Ritual dilakukan dengan berjalan dari berbagai daerah di Baghdad dan beberapa provinsi terdekat menuju daerah Al-Kadhimiya di Baghdad utara, di mana tempat suci Imam Al-Kadhim berada.
Selama beberapa tahun terakhir, acara-acara umat Syiah telah menjadi saksi serangan bom bunuh diri yang menewaskan ratusan orang dan terluka.
Pihak berwenang sering menyalahkan serangan tersebut pada kelompok teroris Daesh/ISIS.
Pada Juni 2014, Daesh/ISIS merebut Provinsi Mosul, Salahuddin dan Anbar serta sebagian Diyala dan Kirkuk, yang kemudian telah direbut kembali dari kelompok itu pada akhir 2017 oleh tentara Irak dengan dukungan dari koalisi pimpinan Amerika Serikat.
Tentara Irak terus melakukan operasi melawan Daesh/ISIS di daerah-daerah pedesaan.