Muhammad Abdullah Azzam
25 Juli 2019•Update: 25 Juli 2019
Eşref Musa, Burak Karacaoğlu
IDLIB
Setidaknya tujuh warga sipil tewas dalam serangan udara yang intens oleh rezim Suriah dan pasukan Rusia ke permukiman sipil di zona de-eskalasi di utara Suriah, menurut sumber pertahanan sipil setempat.
Serangan sejak Kamis pagi itu dilakukan di beberapa distrik di provinsi Idlib dan bagian utara Hama.
Menurut observatorium pesawat oposisi Suriah, distrik Marratinnuman di Idlib menjadi sasaran jet Rusia yang lepas landas dari pangkalan udara Khmeimim di Provinsi Latakia barat Suriah.
Serangan udara terhadap sipil di wilayah tersebut masih terus berlanjut secara intens, dikhawatirkan jumlah korban jiwa dapat meningkat.
Pada Senin sedikitnya 50 warga sipil tewas dalam serangan udara oleh pasukan rezim Rusia dan Suriah di zona de-eskalasi di Provinsi Idlib.
Sementara jumlah warga sipil yang tewas dalam serangan udara dan darat Rusia dan rezim Assad sejak awal minggu ini meningkat menjadi 74 jiwa.
September lalu Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun, rezim Suriah dan sekutu-sekutunya secara konsisten melanggar ketentuan gencatan senjata, dan sering melancarkan serangan di dalam zona de-eskalasi.
Saat ini Zona de-eskalasi dihuni sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu orang yang dipindahkan pasukan rezim dari kota-kota mereka selama beberapa tahun terakhir.
Suriah masuk dalam konflik yang menghancurkan, sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak demonstran dengan tingkat keganasan yang tak terduga.