Muhammad Abdullah Azzam
05 November 2020•Update: 06 November 2020
Mehmet Burak Karacaoglu, Ahmet Karaahmet
IDLIB, Suriah
Tujuh warga sipil tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan artileri rezim Bashar al-Assad di permukiman sipil di provinsi Idlib, barat laut Suriah pada Rabu, menurut badan pertahanan sipil White Helmets.
White Helmets mengatakan serangan rezim menewaskan empat warga sipil di distrik Ariha, dua di desa Kafarya dan satu di kota Idlib.
Sementara 13 warga sipil lainnya terluka dalam serangan itu dan telah dipindahkan ke rumah sakit terdekat.
Pada Mei 2017, Turki, Rusia, dan Iran mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk membentuk zona de-eskalasi di Idlib, sebagai lanjutan dari pembicaraan Astana soal Suriah.
Pada Januari lalu, pasukan rezim dan sekutu mereka melanjutkan serangan mereka di wilayah tersebut.
Sejak Januari 2019, serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 1.800 warga sipil dan membuat lebih dari 1,94 juta orang mengungsi ke daerah yang relatif tenang atau dekat dengan perbatasan Turki.
Pada 5 Maret tahun ini, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Vladimir Putin dari Rusia mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan gencatan senjata di Idlib, yang berlaku pada hari berikutnya.