Devina Halim
21 April 2021•Update: 21 April 2021
JAKARTA
Singapura memperketat aturan bagi turis yang memiliki riwayat perjalanan ke India.
Kebijakan tersebut diambil menyusul lonjakan kasus Covid-19 di India serta munculnya varian virus baru.
Mulai 22 April 2021 pukul 23.59 waktu setempat, para pelancong dengan riwayat perjalanan terbaru dari India juga harus menjalani tambahan 7 hari Stay Home Notice (SHN) di rumah mereka, di samping 14 hari SHN di fasilitas yang telah ditentukan.
“Mereka akan dites di akhir masa SHN (sesuai ketentuan yang berlaku sekarang), dan tes kembali setelah menyelesaikan 7 hari masa SHN,” ungkap Kementerian Kesehatan Singapura dalam keterangannya pada Selasa malam.
Untuk pekerja migran yang tiba dari India di sektor konstruksi, kelautan, dan proses, akan terus dikenakan aturan 21 hari SHN.
Aturan bagi pelancong dari Hong Kong
Sementara itu, Singapura mengurangi masa SHN untuk pelancong dari Hong Kong dari sebelumnya selama 14 hari menjadi 7 hari, yang dapat dilakukan di kediaman masing-masing apabila memungkinkan.
Pengurangan waktu SHN dikarenakan situasi pandemi di Hong Kong yang membaik.
Kementerian Kesehatan Singapura mengungkapkan, aturan tersebut akan berlaku pada 22 April 2021 pukul 23.59 waktu setempat.
Singapura juga mencabut larangan masuk bagi pelancong dari Inggris dan Afrika Selatan.
Pemegang Long-Term Pass dan pengunjung jangka pendek dengan riwayat perjalanan ke Inggris dan Afrika Selatan dalam 14 hari terakhir kini diperbolehkan masuk ke Singapura.
Dengan catatan, para pelancong tersebut dapat masuk ke Singapura setelah mendapatkan persetujuan dari pihak terkait.
“Pelancong yang tiba akan terus menjalani 14 hari SHN di fasilitas SHN, dengan tambahan 7 hari SHN di kediaman mereka,” tulis Kementerian Kesehatan Singapura.