Maria Elisa Hospita
09 Maret 2019•Update: 09 Maret 2019
Mohammed Amin
KHARTOUM
Presiden Sudan pada Jumat malam menginstruksikan pembebasan semua perempuan yang ditahan selama aksi protes yang masih berlangsung di negara itu.
Dalam rapat umum di Khartoum, Omar al-Bashir mengatakan bahwa dia telah meminta kepala intelijen negara itu untuk membebaskan semua tahanan politik perempuan.
"saya menginstruksikan kepala intelijen, Salah Gosh, untuk membebaskan semua tahanan perempuan sesegera mungkin," ujar Bashir.
Pada Januari, Menteri Dalam Negeri Ahmed Bilal Osman mengatakan sekitar 800 pengunjuk rasa ditangkap, tetapi sekitar 160 sudah dibebaskan pada bulan yang sama.
Selama rapat itu, Bashir juga berjanji untuk melakukan reformasi ekonomi.
Ribuan perempuan menggelar aksi protes di ibu kota pada Kamis untuk memperingati Hari Perempuan Internasional.
Ratusan orang juga berunjuk rasa setelah salat Jumat menuntut Bashir untuk mundur.