Ali Semerci
02 Mei 2018•Update: 02 Mei 2018
Ali Semerci
GAZA
Dua warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertembak tentara Israel ketika melakukan aksi damai "Great March of Return" di perbatasan Gaza-Israel, Selasa.
Menurut sumber lokal, tentara Israel melepaskan tembakan peluru tajam kepada warga Palestina yang sedang menggelar aksi damai di Kamp Jibaliyah, bagian utara Gaza.
Dua warga Palestina itu mengalami luka parah di bagian kaki setelah tertembak peluru tajam.
Kedua korban terluka itu telah dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia di sebelah utara Gaza.
Puluhan ribu warga Palestina masih menggelar aksi damai di lima titik perbatasan Gaza-Israel sejak 30 Maret lalu untuk menuntut pencabutan blokade dan hak untuk kembali ke wilayah yang direbut Israel.
Pada 30 Maret 1976, Israel merebut ribuan hektar tanah milik sejumlah warga Israel asal Palestina yang tinggal di wilayah Galilee di bagian utara negara itu. Warga Palestina memilih peringatan insiden yang dikenang sebagai The Land Day atau Hari Tanah tersebut sebagai hari pertama aksi damai “Great March of Return”.
Ribuan warga Palestina melancarkan aksi unjuk rasa di lima wilayah yakni utara Gaza, kota Gaza, pusat Gaza, Khan Yunis dan Rafah yang terletak di sepanjang perbatasan Israel-Gaza.
Para demonstran berencana untuk melanjutkan aksi ini hingga 15 Mei, yang merupakan hari berdirinya negara Israel.