Muhammad Abdullah Azzam
07 November 2018•Update: 08 November 2018
Qays Abu Samra, Hacer Başer
NABLUS
Dua warga Palestina terluka akibat intervensi tentara Israel terhadap warga yang memprotes penyerbuan tempat suci oleh pemukim Yahudi yang hendak melakukan ritual di makam Nabi Yusuf, di Kota Nablus, Tepi Barat.
Menurut informasi yang dikumpulkan Anadolu Agency, tentara Israel pada Selasa menembakkan peluru plastik dan gas air mata, menyebabkan tujuh demonstran mengalami gangguan pernafasan.
Para korban luka telah dipindahkan ke rumah sakit di kota tersebut.
Sejumlah saksi mata mengungkapkan, warga juga melemparkan batu pada aksi protes tersebut.
Situs keagamaan yang disebut Yahudi sebagai "Makam Yusuf", telah lama menjadi pemantik kekerasan.
Umat Yahudi percaya itu adalah tempat pemakaman Nabi Yusuf dalam Alkitab, namun umat Muslim mengatakan itu adalah makam seorang ulama Islam - Sheikh Yussef Dawiqat - dari dua abad lalu.
Makam Nabi Yusuf merupakan kawasan yang disucikan, baik oleh Muslim, Yahudi, dan Kristen. Militer Israel melarang Muslim untuk beribadah di kawasan tersebut, sementara membolehkan orang-orang Yahudi mengunjunginya. Orang-orang Yahudi ultra-ortodoks dan nasionalis secara teratur mengunjungi kawasan tersebut meski tanpa persetujuan.