Muhammad Abdullah Azzam
10 Desember 2018•Update: 10 Desember 2018
Qays Abu Samra, Zeynep Tüfekçi
NABLUS
Tentara Israel melukai seorang warga Palestina di Nablus, Tepi Barat yang diduduki, Senin.
Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan dalam pernyataan tertulis, seorang warga terluka setelah terkena peluru karet di bagian kepalanya dalam perisitiwa kericuhan di kota Nablus.
Menurut pernyataan Kemkes Palestina warga itu telah dirujuk ke Rumah Sakit Rafidia, kondisi warga tersebut dikabarkan membaik.
Menurut informasi yang didapatkan dari para saksi mata, peristiwa kericuhan tersebut berawal saat tentara Israel mendatangi makam Nabi Yusuf untuk melindungi para pemukim Yahudi yang akan melakukan upacara ritual di sana.
Situs keagamaan itu, yang disebut Yahudi sebagai "Makam Yusuf", telah lama menjadi pemantik kekerasan.
Umat Yahudi percaya itu adalah tempat pemakaman Nabi Yusuf dalam Alkitab, namun umat Muslim mengatakan itu adalah makam seorang ulama Islam - Sheikh Yussef Dawiqat - dari dua abad lalu.
Makam Nabi Yusuf, merupakan kawasan yang disucikan, baik Muslim, Yahudi, Kristen. Militer Israel melarang Muslim untuk beribadah di kawasan tersebut, sementara membolehkan orang-orang Yahudi mengunjunginya. Orang-orang Yahudi ultra-ortodoks dan nasionalis secara teratur mengunjungi kawasan tersebut meski tanpa persetujuan.