Muhammad Abdullah Azzam
06 November 2018•Update: 06 November 2018
Mustafa Deveci
YERUSALEM
Tentara Israel menahan 19 warga Palestina dalam operasi yang digelar malam hari di berbagai bagian di Tepi Barat.
Warga Palestina yang ditangkapi itu dituduh terlibat dalam kegiatan terorisme dan dikirim ke pusat penahanan di wilayah tersebut untuk diperiksa, menurut pernyataan tertulis militer Israel.
Pasukan Israel kerap menyergap rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki, kemudian menahan orang Palestina dengan berbagai tuduhan.
Asosiasi Tahanan Palestina melaporkan bahwa terdapat sekitar 6.000 warga Palestina yang menerima hukuman penjara seumur hidup di penjara-penjara Israel.
Berdasarkan data resmi pemerintah, sekitar 6.500 warga Palestina saat ini mendekam di penjara Israel, termasuk 62 perempuan dan sekitar 350 anak di bawah umur.
Militer Israel sering melaksanakan razia di Tepi Barat dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang "termasuk dalam daftar orang-orang yang dicari".
Wilayah Palestina diliputi ketegangan sejak Desember lalu, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Yerusalem Timur, yang diduduki oleh Israel pada 1967, masih menjadi poros konflik Timur Tengah selama puluhan tahun.