Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Agustus 2020•Update: 04 Agustus 2020
Mucahit Aydemir
TRIPOLI
Tentara Libya pada Minggu mengatakan pesawat kargo buatan Rusia yang mengirim senjata baru untuk pasukan Khalifa Haftar sudah tiba di negara itu.
Berbicara kepada Anadolu Agency, Jenderal Abdulhadi Dirah, juru bicara Unit Operasi Bersama Sirte-Jufra, mengatakan bahwa pesawat jenis Ilyushin melakukan lima penerbangan membawa amunisi militer ke Provinsi Sirte dan Jufra pada Sabtu.
"Dengan mengangkut tentara rezim Bashar al-Assad, dua penerbangan dilakukan dari Suriah ke Benghazi, kota terbesar kedua di Libya, yang merupakan basis pasukan Haftar," kata Dirah.
Libya telah menghadapi gejolak akibat perang saudara sejak kematian penguasa Muammar Khaddafi pada 2011.
Di bawah perjanjian yang dipimpin PBB, pemerintah baru Libya didirikan pada 2015, tetapi upaya untuk penyelesaian politik jangka panjang gagal karena serangan militer oleh pasukan panglima perang Khalifa Haftar.
PBB mengakui pemerintah Libya yang dipimpin oleh Perdana Menteri Fayez al-Sarraj sebagai otoritas sah negara itu.
Turki terus mendukung pemerintah yang diakui secara internasional, sementara Haftar didukung oleh Rusia, Prancis, Mesir dan Uni Emirat Arab.