Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Agustus 2020•Update: 04 Agustus 2020
Gulsen Topcu
SANA’A, Yaman
Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, mengumumkan pada Minggu bahwa pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi telah membebaskan sebuah kapal tanker minyak yang ditahan selama hampir empat bulan.
"Pasukan koalisi melepaskan tanker minyak Dobra, yang membawa 25.993 ton bensin," kata Perusahaan Minyak Yaman, yang berada di bawah kendali Houthi.
Kapal tanker yang ditahan selama 118 hari itu telah mencapai pelabuhan Al-Hudaydah.
Perusahaan itu menambahkan bahwa pasukan koalisi masih menahan 16 kapal tanker minyak, termasuk dua kapal diesel, dua kapal gas dan 12 kapal yang mengangkut bensin.
Mereka juga menekankan bahwa bensin di tanker yang dirilis hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima hari.
Pasukan koalisi belum mengeluarkan pernyataan terkait informasi ini.
Sementara itu, daerah-daerah yang dikendalikan oleh Houthi di Yaman terus mengalami kekurangan bahan bakar.