Rıskı Ramadhan
03 Juni 2018•Update: 03 Juni 2018
Muhammed Misto, Adham Kako
DEIR EZ-ZOR / ANKARA
Kelompok teroris YPG/PKK dan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad telah mencapai kesepakatan tentang pembagian minyak dari ladang minyak Al-Omar, yang merupakan salah satu ladang minyak terbesar di Deir ez-Zor, daerah yang dikuasai YPG/PKK di timur Suriah, menurut keterangan sumber-sumber lokal.
Dengan kesepakatan itu, YPG/PKK akan memberikan 100 barel minyak mentah kepada rezim Bashar al-Assad dengan imbalan 75 barel bahan bakar, kata sumber yang tak ingin disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media.
Ladang minyak Al-Omar adalah ladang paling produktif di Suriah. Ladang itu diperkirakan menghasilkan sekitar 15.000 barel minyak per hari.
Tahun lalu, YPG/PKK juga membuat kesepakatan untuk membagi pendapatan minyak di provinsi Hasakah yang juga berada di bawah kendali mereka.
Kelompok teror yang didukung Amerika Serikat ini menduduki sekitar 70% sumber minyak di Suriah.
-Sumber energi di Deir ez-Zor
Terletak di dekat perbatasan Irak, Deir Ez-Zor adalah sumber energi terbesar di Suriah.
Ada 11 ladang minyak besar di sisi timur Sungai Eufrat, yang membelah provinsi Deir Ez-Zor menjadi dua. Ladang-ladang minyak ini membentuk sekitar sepertiga dari sumber energi di seluruh Suriah.
Pada September 2017, teroris YPG/PKK merebut ladang gas Conoco, yang merupakan terbesar di bagian timur laut Deir ez-Zor.
Satu bulan kemudian, kelompok teroris itu merebut ladang minyak Al-Omar.
Namun kilang minyak di Suriah masih dikendalikan oleh rezim.
Suriah telah dirundung konflik sejak perang sipil meletus pada Maret 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang aksi demonstrasi kelompok pro-demokrasi dengan brutal.