Muhammad Abdullah Azzam
26 September 2018•Update: 26 September 2018
Gamze Turkoglu Oguz
ANKARA
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Twitter-nya bercuit, “Meski ada permintaan, saya tidak punya rencana untuk bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani. Mungkin suatu hari nanti di waktu yang akan datang. Saya yakin dia adalah pria yang menyenangkan!”
Sebelumnya, dalam sebuah program wawancara di saluran TV NBC, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengungkapkan bahwa Trump ingin bertemu dengan Rouhani di Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di New York.
Pompeo menuturkan, pertemuan Trump dan pemimpin Iran akan terlaksana bila Hassan Rouhani mengajukan permohonan untuk bertemu.
Presiden Iran Rouhani mengatakan bahwa Iran dan Korea Utara tak pantas untuk disama-samakan, Trump telah mundur dari kesepakatan yang sangat penting tanpa memberikan alasan jelas, serta mengancam rakyat Iran dengan sanksi-sanksi dan mencampuri urusan dalam negerinya.
Rouhani mengungkapkan bahwa negosiasi dapat dilakukan bila perselisihan berkurang dan pihak AS memberikan harapan untuk mencapai hasil yang positif.
Namun, Rouhani berpendapat bahwa saat ini sikap Trump sama sekali tak memberikan harapan. Oleh karena itu, melakukan pertemuan dengan Trump tidak akan memberikan pengaruh apa-apa.
"Tapi, jika di waktu yang akan datang kami melihat AS ingin membangun hubungan dengan tulus, maka keputusan kami akan berbeda dan atmosfer saat itu akan berubah," ujar dia.