Servet Gunerigok
03 Maret 2022•Update: 04 Maret 2022
WASHINGTON
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggambarkan perang Rusia di Ukraina sebagai tragedi "holocaust" dan mengatakan Moskow harus berhenti membunuh warga Ukraina.
Mantan presiden mengatakan kepada saluran televisi berita Fox Business bahwa kesepakatan dengan Rusia adalah solusi untuk menghentikan pertempuran di Ukraina.
"Anda harus membuat kesepakatan. Mereka harus berhenti membunuh orang-orang ini. Mereka membunuh semua orang ini, dan mereka harus menghentikannya sekarang," kata Trump.
"Tapi mereka tidak menghormati AS dan negara lain seperti AS, saya tidak tahu mereka tidak melakukan apa-apa soal ini. Ini adalah holocaust," kata dia.
"Ini adalah hal mengerikan yang sedang terjadi. Anda menyaksikan dan Anda melihatnya di televisi setiap malam."
Komunitas internasional menanggapi dengan kemarahan sejak Rusia melancarkan perangnya terhadap Ukraina pada 24 Februari.
Selain sanksi dan mengeluarkan Moskow dari sistem pembayaran internasional, SWIFT, AS, Inggris, Uni Eropa (UE), dan sekutunya juga telah mengirim senjata ke Ukraina, menutup wilayah udara untuk maskapai Rusia dan melarang media milik pemerintah Rusia.
Lebih dari 2.000 warga sipil telah tewas sejak awal perang, menurut Layanan Darurat Negara Ukraina, sementara Badan Pengungsi PBB memperkirakan lebih dari 874.000 orang telah melarikan diri dari Ukraina ke negara-negara tetangga.